Jumat, 23 Desember 2011
PERKEBUNAN KARET
Perkebunan karet merupakan salah satu pemanfaatan sumberdaya alam. Sumberdaya alam menurut Bagja Waluya (2007:94): "merupakan istilah yang berhubungan dengan materi-materi kekuatan alam yang terdapat di planet Bumi serta mampu dan berpotensi memberikan manfaat bagi manusia". Selanjutnya Bagja Waluya (2007:94--95) menjelaskan bahwa segala sesuatu yang berada di alam (di luar manusia) yang dinilai memiliki daya guna untuk memenuhi kebutuhan, sehingga tercipta kesejahteraan hidup manusia dinamakan sumberdaya alam (natural resources). Secara ilmiah dapat dikatakan bahwa sumberdaya alam adalah semua unsur tata lingkungan biofisik yang dengan nyata atau potensial dapat memenuhi kebutuhan manusia. Dengan kata lain, semua bahan yang ditemukan manusia dalam alam yang dapat dipakai untuk kepentingan hidupnya. Sumberdaya alam dapat dikatakan sebagai semua potensi lingkungan yang memenuhi kebutuhan hidup manusia. Potensi atau persediaan itu baru akan menjadi sumberdaya jika kemampuan budaya (manusia) telah dapat memanfaatkannya. Sebaliknya, kekayaan alam yang tersimpan di dalam Bumi ini akan tetap sebagai potensi yang tidak berkembang atau belum bermanfaat jika kemampuan manusia dalam mengelola alamnya belum memadai. Untuk dapat mengolahnya secara maksimal tentu dibutuhkan bekal ilmu pengetahuan tentang karakteristik berbagai macam potensi sumberdaya alam serta teknologi yang memadai untuk mengeksploitasi atau memanfaatkan kekayaan tersebut. Satu kekayaan alam itu adalah tanaman karet yang selanjutnya sering disebut dengan karet alam. Salah satu upaya pemanfaatan sumberdaya alam dari karet alam ini pada tingkat dasar disebut perkebunan karet.
Menurut Wikipedia bahasa Indonesia, eksiklopedia bebas (id.wikipedia.org/wiki/Karet) bahwa karet alam adalah polimer hidrokarbon yang terkandung pada lateks beberapa jenis tumbuhan. Sumber utama produksi karet dalam perdagangan internasional adalah para atau Hevea brasiliensis yang berasal dari Amerika Tengah dan Selatan.
Berdasarkan letaknya, tanaman karet alam (Hevea brasiliensis) termasuk sumberdaya alam yang berada di atas permukaan Bumi. Berdasarkan materialnya, karet alam termasuk sumberdaya alam material padat. Berdasarkan jumlahnya, karet alam termasuk sumberdaya alam yang terbatas. Berdasarkan kemungkinan pengolahannya/keberadaanya, karet alam termasuk sumberdaya alam yang dapat diperbaharui (renewable resources). Sedang berdasarkan sifat atau asalnya, karet alam termasuk sumberdaya alam biotik (sumberdaya alam hayati). Adapun menurut derajat nilai ekonominya, karet alam termasuk sumberdaya alam bernilai ekonomis.
Seperti yang disebutkan di atas bahwa alah satu upaya pemanfaatan sumberdaya alam dari karet alam ini pada tingkat dasar adalah dalam bentuk perkebunan karet. Tanaman karet ini dikebunkan pada lahan yang berketinggian antara 0m--700m di atas permukaan laut. Sedangkan gambar yang tertera di atas adalah usaha perkebunan karet yang bentuk pengusahaannya dikelola oleh sebuah perusahaan besar. Lokasinya di Malang Selatan pada lahan perbukitan kapur berketinggian sekitar 500m di atas permukaan laut.
Karet alam merupakan barang dagangan (komoditas) yang bernilai ekonomis tinggi. Menurut informasi, Indonesia merupakan negara penghasil karet alam terbesar kedua setelah Malaysia dengan wilayah perkebunan terluasnya terdapat di pulau Sumatera dan Kalimantan. Sebagai komoditas ekspor nonmigas, karet alam menduduki peringkat ke-sembilan dengan negara tujuan ekspornya adalah Amerika Serikat, Jepang, Cina, Singapura, dan Jerman. Lembaran getah karet hasil perkebunan karet alam selanjutnya diolah menjadi ban dan berbagai perlengkapan dalam industri otomotif, peralatan listrik, peralatan kesehatan, dan sebagainya.
Sumber:
- Waluya, Bagja. 2007. Memahami Geografi SMA/MA 2. Bandung: Armico.
- Wikipedia bahasa Indonesia, Ensiklopedia Bebas (id.wikipedia.org/wiki/Karet).
DESAIN MEDIA PEMBELAJARAN
Desain media pembelajaran yang tercantum dalam posting ini adalah hasil penugasan yang diberikan dalam Pendidikan dan Latihan (Diklat) Jenjang Dasar Geografi Tingkat Nasional untuk guru SMA/MA, 11--24 September 2011. Penyelenggaranya adalah Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P4TK) Malang di Kota mBatu. Dalam kegiatan tersebut,para peserta Diklat diharuskan mendesain media pembelajaran sebelum menentukan media pembelajaran apa yang sesuai dengan materi pembelajaran tertentu yang nantinya dicantumkan dalam RPP. Untuk memenuhi kegiatan tersebut, peserta dibagi menjadi beberapa kelompok. Setelah selesai membuat desain media pembelajarannya, masing-masing kelompok ditugaskan untuk mempresentasikannya. Desain yang ada pada poating ini merupakan hasil karya dari kelompok 1. Isi selengkapnya dapat diunduh dengan mengklik:
Download
Catatan: Posting ini bertujuan untuk menunjang program tindak lanjut (pengimbasan) yang ditugaskan oleh P4TK kepada setiap peserta Diklat.
Download
Catatan: Posting ini bertujuan untuk menunjang program tindak lanjut (pengimbasan) yang ditugaskan oleh P4TK kepada setiap peserta Diklat.
Kamis, 22 Desember 2011
PRESENTASI TENTANG BAHAN AJAR
Fungsi Bahan Ajar menurut Dikmenjur adalah:
a.Sebagai pedoman bagi guru yang akan mengarahkan semua aktivitasnya dalam proses pembelajaran, sekaligus merupakan substansi kompetensi yang seharusnya diajarkan kepada siswa.
b. Sebagai pedoman bagi siswa yang akan mengarahkan semua aktifitasnya dalam proses pembelajaran, sekaligus merupakan substansi kompetensi yang seharusnya dipelajari/dikuasainya.
c. Sebagai alat evaluasi pencapaian/penguasaan hasil pembelajaran.
Itulah penggalan dari materi bahan ajar yang ditulis menggunakan Microsolf PowerPoint yang pernah disajikan dalam workshop pembuatan bahan ajar bagi guru-guru SMAPa. Isi selengkapnya dapat diunduh dengan mengklik:
Download
Selasa, 20 Desember 2011
SOAL UJI COBA UN GEOGRAFI KE-1 TINGKAT SEKOLAH 2011/2012
Sesuai judul, posting ini berisi naskah soal uji coba Ujian Nasional (UN)Geografi ke-1 tahun pembelajaran 2011/2012 untuk internal sekolah kami yang diselenggarakan pada 16 Nopember 2011 lalu. Sesuai Ujian Nasional, soal uji coba ini merupakan soal obyektif yang berbentuk pilihan ganda dengan lima pilihan. Jumlah soal sebanyak 50butir dengan soal acuan dari materi soal Ujian Nasional tahun pembelajaran 2010/2011 paket 12, 25, dan 39 BNSP--Kemendiknas yang diterbitkan oleh Puspendik Balitbang. Mengapa harus mengacu pada naskah soal UN? Ada dua faktor yang mendasarinya, yakni: (1) Mengenalkan dan membiasakan siswa menghadapi soal ujian nasional. (2) Melaksanakan anjuran dari dinas pendidikan yang muaranya perolehan nilai para peserta UN meningkat.
Walau mengacu naskah soal UN, bukan berarti berniat jadi plagiat. Justru kami bermaksud memberikan alternatif lain pada konstruksi soal UN itu sendiri. Naskah soal UN yang ada dirasa kurang spesifik dan rasanya kurang sesuai dengan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar (bahasa Indonesia yang baku) sehingga kadang-kadang sedikit membingungkan. Demikian pula pada pilihan jawabannya. Lantaran itu kami memberanikan diri memodifikasinya agar siswa lebih mudah memahami dan mengerjakannya, sehingga harapannya tingkat keberhasilan siswa meningkat. Isi selengkapnya dapat diunduh dengan mengklik;
Download
TUMBUHAN BINTARO
Foto di samping adalah tumbuhan yang difungsikan sebagai tanaman peneduh, sekaligus sebagai tanaman hias di halaman tengah suatu sekolah. Bagi saya, tanaman ini asing dan sekaligus menarik perhatian. Apalagi begitu melihat buahnya yang hijau membulat. Lantaran penasaran, kemudian saya menanyakannya pada seorang teman yang kebetulan juga orang yang sengaja menanamnya. Menurut informasi teman saya, tanaman itu bernama bintaro. Kemudian teman itu mengatakan bahwa rasa dari buah bintaro itu pahit. Selebihnya tak ada informasi lain.
Begitu mengetahui bahwa tanaman itu bernama bintaro, kemudian bayangan saya menerawang pada suatu tempat yang beberapa tahun silam pernah menjadi berita lantaran ada kecelakaan keretaapi. Bintaro yang semula saya kenal itu adalah nama suatu tempat di Jakarta. Ternyata bintaro juga merupakan nama tumbuhan. Mungkin tempat yang bernama Bintaro di Jakarta itu dulu banyak ditumbuhi (merupakan) tempat hidup tumbuhan bintaro. Berikut ini uraian tentang tumbuhan bintaro yang saya ambil dari Wikipedia bahasa Indonesia,ensiklopedia bebas:
"Bintaro (Cerbera maghas) merupakan tumbuhan yang hidup di daerah pantai berawa dengan ketinggian bisa mencapai 12m. Tumbuhan ini tersebar di daerah tropis, termasuk di wilayah Pasifik seperti Samoa, Tongan, dan Fiji. Tumbuhan bergetah yang merupakan bagian dari ekosistem hutan mangrove ini memiliki daun berbentuk lonjong dan agak memanjang, berwarna hijau tua, tersusun berselingan. Bunganya berbau harum dengan mahkota berdiameter 3cm--5cm, berbentuk terompet dengan pangkal berwarna merah muda. Buah membulat seperti telur berwarna hijau ketika masih mentah dan berwarna merah cerah jika sudah masak. Daun dan buahnya sangat beracun. Tumbuhan bintaro ini di Indonesia dimanfaatkan sebagai tumbuhan penghijauan dan/atau reboisasi daerah pesisir, di samping juga sebagai tanaman peneduh di daerah perkotaan.
Sumber:
Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas (id.wikipedia.org/wiki/Bintaro)
Jumat, 16 Desember 2011
SOAL UAS KEBUMIAN TAHUN PEMBELAJARAN 2011/2012
Rabu, 14 Desember 2011
SOAL UAS GEOGRAFI KELAS XII TAHUN PEMBELAJARAN 2011/2012
Ulangan Akhir Semester (UAS) merupakan satu kegiatan penilaian yang dilaksanakan pada akhir semester 1 (satu). Soal UAS yang disajikan dalam posting ini adalah soal UAS untuk matapelajaran kelas XII.IPS yang disajikan dalam bentuk soal pilihan ganda dengan lima pilihan. Materi soal ini diujikan untuk siswa SMA di wilayah Kabupaten Malang tahun pembelajaran 2011/2012.Bahan yang di-UAS-kan mencakup:
- Standar Kompetensi: 1. Mempraktikkan keterampilan dasar peta dan pemetaan. Standar kompetensi ini mencakup kompetensi dasar:
1.1 Mendeskripsikan prinsip-prinsip dasar peta dan pemetaan.
1.2 Mempraktikkan keterampilan dasar peta dan pemetaan.
1.3 Menganalisis lokasi industri dan pertanian dengan pemanfaatan peta.
- Standar Kompetensi: 2. Memahami pemanfaatan citra Penginderaan Jauh dan Sistem Informasi Geografi. Kompetensi dasar yang tercakup dalam standar kompetensi ini meliputi:
2.1 Menjelaskan pemanfaatan citra Penginderaan Jauh.
2.2 Menjelaskan pemanfaatan Sistem Informasi Geografi.
Isi selengkapnya dari soal UAS ini dapat diunduh beserta kunci jawabannya dengan mengklik:
Langganan:
Postingan (Atom)

