Batulempung ini ditemukan di sebuah sungai daerah karst yang di sekitarnya dijumpai adanya batuan penyeling berupa formasi batuan bersifat vulkanikdi Kecamatan Sumbermanjing Kabupaten Malang. Batulempung ini terserak bercampur dengan batuan-batuan sedimen lain, seperti batugamping, pasir, breksi, dan bahkan formasi batubara muda yang tipis. Batulempung termasuk batuan sedimen klastik.
Menurut Doddy Setia Graha (1987:148) bahwa batulempung disusun oleh mineral-mineral lempung yang sulit dibedakan antara satu dengan yang lain. Menurut Wentwort (dalam Doddy Setia Graha, 1987:130) bahwa diameter partikel lempung adalah 0,0039mm. Batuan ini bersifat plastis. Warna dari batuan ini bermacam-macam, di antaranya adalah: hitam, abu-abu, hijau, atau merah. Batu tersebut oleh masyarakat setempat hanya digunakan untuk pengeras jalan dan untuk pondasi bangunan.
Sumber bacaan:
- Setia Graha, Doddy. 1987. Batuan dan Mineral. Bandung: Nova.
- Direktorat Pertambangan, Departemen Pertambangan. 1969. Bahan galian Indonesia. Jakarta: Departemen Pertambangan.
- Beberapa sumber lain.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar