Powered By Blogger

Sabtu, 16 Oktober 2010

PRESENTASI TENTANG SKS

"Persyaratan penyelenggaraan:
1. SMP/MTs kategori standar dan kategori mandiri dapat melakukan SKS.
2. Penyelenggaraan SKS pada setiap satuan pendidikan dilakukan secara fleksibel dan variatif dengan tetap mempertimbangkan ketuntasan minimal dalam pencapaian setiap kompetensi sebagaimana dipersyaratkan dalam Standar Isi". Demikianlah penggalan isi dari presentasi dengan judul 'Penyelenggaraan Sistem Kredit Semester' yang dibuat oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BNSP) 2010. Materi ini diperoleh ketika mengikuti workshop Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa. Presentasi sebanyak 23 halaman ini selengkapnya dapat dilihat dengan meng-klik:

Download

Jumat, 15 Oktober 2010

RPP GEOGRAFI KELAS XI (MENGIDENTIFIKASI JENIS-JENIS SUMBERDAYA ALAM)

Gambar di samping ini merupakan contoh foto eksploitasi pertambangan minyak Bumi di pulau Bunyu, Provinsi Kalimantan Timur yang dikirim oleh seorang alumni dari sekolah tempat saya mengajar via facebook. Dia pernah bekerja di lokasi pertambangan minyak Bumi milik Pertamina tersebut selama beberapa tahun, sebelum dia memutuskan untuk mengundurkan diri dan memilih kuliah lagi untuk menjadi dosen di sebuah perguruan tinggi di Provinsi Kalimantan Timur. Dia mengisahkan bahwa rig tersebut merupakan rig besar yang biasanya memang digunakan untuk pemboran minyak Bumi. "Sedang rig yang kecil biasanya hanya untuk kegiatan service saja", jelasnya dalam sebuah komentar pada facebook. Mengingat hal tersebut maka kemudian foto ini saya gunakan sebagai ilustrasi pelengkap dalam posting-an RPP ini.

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang saya susun ini untuk Sekolah Menengah Atas (SMA) kelas XI jurusan IPS semester 1 dengan standar kompetensi: 1. Memahami sumberdaya alam, kompetensi dasar: 2.2 Mengidentifikasi jenis-jenis sumberdaya alam. Adapun isi dari RPP ini dapat diunduh dengan meng-klik:

Download

PANDUAN SKS

"Penyelenggaraan Sistem Kredit Semester (SKS) pada jenjang pendidikan dasar dan menengah di Indonesia saat ini merupakan suatu upaya inovatif untuk meningkatkan mutu pendidikan. Pada hakikatnya, SKS merupakan dari amanat Pasal Ayat (1) Undang-undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Pasal tersebut mengamanatkan bahwa 'Setiap peserta didik pada setiap satuan pendidikan berhak, antara lain: (b)mendapatkan pelayanan pendidikan sesuai dengan bakat, minat, dan kemampuannya; dan (f) menyelesaikan program pendidikan sesuai dengan kecepatan belajar masing-masing dan tidak menyimpang dari ketentuan batas waktu yang ditetapkan. Amanat dari pasal tersebut selanjutnya dijabarkan lebih lanjut dalam Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan dan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi. Sebagaimana diketahui bahwa Standar Isi merupakan salah satu standar dari delapan Standar Nasional Pendidikan". Demikianlah isi dari alinea pertama dari latar belakang materi Sistem Kredit Semester (SKS). Materi yang judul lengkapnya "Panduan Penyelenggaraan Sistem Kredit Semester untuk Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah dan Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah" ini disusun oleh Badan Standar Nasional Pendidikan 2010. Isi selengkapnya dapat dicermati dengan meng-klik:

Download

PRESENTASI TENTANG RSBI


Seminggu sudah saya tak sempat mengisi blog ini karena kesibukan saya di tempat mengajar. Pada posting-an ini saya ingin melanjutkan untuk berbagi materi yang saya peroleh ketika saya mengikuti workshop yang diselenggarakan di sekolah berkaitan dengan peluncuran tentang Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa tahun 2010. Materi yang saya bagikan kepada pembaca ini pada slide pertama dari 36 slide berisikan judul "Penyelenggaraan Sistem Kredit Semester" yang dibuat oleh Pusat Kurikulum Balitbang Kemendiknas. Berikutnya pada slide kedua berisi tentang Kategori Sekolah. Sekolah-sekolah di Indonesia dikategorikan menjadi empat, yaitu: (1) Sekolah kategori standar. (2) Sekolah kategori mandiri (sekolah standar nasional/SSN). (3) Sekolah berbasis keunggulan lokal (SBKL). (4) Sekolah bertaraf internasional (SBI).

Sekolah Bertaraf Internasional (SBI) merupakan sekolah yang:
1. Sudah memenuhi seluruh standar nasional pendidikan; dan
2. Diperkaya dengan mengacu pada standar pendidikan salah satu negara anggota Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) dan/atau negara maju lainnya yang mempunyai keunggulan tertentu dalam bidang pendidikan;
3. Sehingga memiliki daya saing di forum internasional.
Isi selengkapnya dapat diunduh dengan meng-klik:

Download

Kamis, 07 Oktober 2010

NENEK MOYANGKU ORANG PELAUT

Itulah lagu yang sering dinyanyikan ketika saya masih Taman Kanak-kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD). Ketika itu saya berpikir bahwa lagu itu diciptakan bukan mengada-ada. Pasti ada faktor yang melatarbelakanginya. Berbagai sumber sejarah menjelaskan bahwa Indonesia pada masa lampau yang lebih dikenal dengan nama Nusantara telah mengembangkan pandangan geopolitik ke arah lautan. Bahkan sebelum Mahapatih Gajahmada menyatukan Nusantara, juga sampai Asia Tenggara dan Madagaskar, serta sebagian kepulauan Pasifik; pada masa lampau para pendahulu negeri ini telah menjadi pelaut ulung.

Satu bukti sejarah yang tidak bisa dipungkiri adalah adanya relief perahu yang terdapat pada salah satu sisi dari dinding candi Borobudur. Relief itu menggambarkan kegagahberanian nenek moyangku dalam mengarungi lautan luas. Nenek moyangku berjaya dan menjadi penguasa lautan. Hal itu diperkuat dengan dicantumkannya/dilengkapinya cadik perahu layar tersebut (lihat gambar).

Candi Borobudur didirikan oleh raja Samaratungga dari wangsa Syailendra dari kerajaan Mataram Kuno pada tahun 825M. Berdasarkan relief candi Borobudur itu saya menyimpulkan bahwa nenek moyangku orang hebat. Mereka telah mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni yang tinggi. Nenek moyangku tentu sudah menguasai teknologi pembuatan kapal, menguasai pengetahuan tentang Geografi, Kelautan, pengetahuan Astronomi, Meteorologi dan Klimatologi, dan bahasa hingga bisa berlayar menuju tempat-tempat yang jauh. Mereka tentu juga telah menguasai Teknik Sipil dan Arsitektur, Geomorfologi, Geologi, serta cita rasa seni yang tinggi hingga bisa membangun candi Borobudur yang terbuat dari batu andesit dengan tidak memerlukan semen sebagai perekatnya.

Sesungguhnya tidak mengherankan jika nenek moyangku telah mengembangkan jiwa kelautan ini. Nusantara, menurut satu pendapat berasal dari kata Nuswantara yang artinya nusa dan antara. Artinya pulau-pulau atau gugusan pulau yang berada di antara dua benua dan dua samudera, yakni benua Asia dan benua Australia serta samudera Pasifik dan samudera Hindia.

Indonesia merupakan negara kepulauan terluas di muka Bumi, terdiri dari lebih kurang 17.000pulau dengan luas keseluruhan wilayahnya adalah 5.176.800km2 (Djenen dkk, 1981:7). Dari keseluruhan luas wilayah tersebut, luas daratannya adalah 1.922.570km2 (BPS, 2003 dalam K. Wardiyatmoko, 2004:42). Dengan demikian luas perairan lautnya adalah 3.254.230km2 (62,86%). Mengingat hal tersebut maka Indonesia memiliki garis pantai terpanjang di dunia, yakni 81.497km atau dua kali lipat keliling Bumi di sepanjang khatulistiwa. Berdasarkan hal tersebut maka Indonesia merupakan negara kepulauan yang wilayah terluasnya adalah laut atau perairan laut.

Matra laut di masa kini harus ditumbuhkembangkan seiring pandangan pengembangan di daratan. Kejayaan di laut pada masa lampau harus diwarisi oleh bangsa ini (bersambung).

Sabtu, 02 Oktober 2010

MODEL KTSP SMA

Sungguh merupakan satu contoh model Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang baik dan patut ditiru. Dalam posting-an ini disajikan model KTSP yang dikembangkan/dibuat oleh SMA Negeri 69 Jakarta Tahun Ajaran 2006/2007. Materi ini diperoleh ketika Workshop Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa tahun 2010. Semoga melalui penyajian model KTSP dalam posting ini banyak pihak yang bisa terbantu dalam menyusun KTSP di sekolah masing-masing, jika memang masih dalam taraf penyusunan. Adapun keseluruhan isi dari KTSP ini dapat diunduh dengan meng-klik:

Download

Jumat, 01 Oktober 2010

PENGEMBANGAN RPP

Pengembangan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang tersaji dalam posting-an ini merupakan pelengkap dari tema yang sama pada posting-an terdahulu. Pengembangan RPP yang tersaji pada posting-an ini merupakan materi Pelatihan KTSP 2009 Departemen Pendidikan Nasional yang juga disertakan dalam pemasyarakatan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa oleh Balitbang Kemendiknas RI tahun 2010. Salah satu isi dari materi ini adalah:
"PRINSIP PENYUSUNAN RPP:
1. Memperhatikan perbedaan individu peserta didik
2. Mendorong partisipasi aktif peserta didik
3. Mengembangkan budaya membaca dan menulis
4. Memberikan umpan balik dan tindak lanjut
5. Keterkaitan dan keterpaduan
6. Menerapkan teknologi informasi dan komunikasi

Isi selengkapnya dari materi yang ditulis dengan menggunakan Microsolf Office PowerPoint ini dapat diunduh dengan meng-klik:

Download