Sabtu, 30 April 2011

PENGARUH GANGGUAN IKLIM TERHADAP PERKEMBANGAN BUAH NANGKA

Nangka (jackfruit) merupakan pohon yang sekaligus merupakan nama buahnya. Nama ilmiah tumbuhan ini adalah Artocarpus heterophyllus. Menurut Wikipedia Ensiklopedia Bebas, bahwa buah ini berasal dari Ghats bagian barat, India yang kemudian menyebar ke berbagai wilayah iklim tropis, bahkan subtropis (hingga lintang 30 derajat, baik utara maupun selatan). Nangka ini bisa hidup baik di daerah dataran hingga daerah ketinggian sekitar 700m pada berbagai jenis tanah. Nangka ini memiliki beberapa beberapa varian, di antaranya nangka bubur, nangka celeng, serta beberapa jenis yang lain. Bagian nangka yang dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari adalah buah, daun, dan kayunya.

Uraian berikut mengetengahkan bentuk tak lazim dari buah nangka. Bentuk tak lazim seperti yang nampak pada gambar di atas. Menurut dugaan penulis, bentuk tersebut lantaran pertumbuhan yang tak sempurna pada buah nangka tersebut. Hal ini terjadi lantaran curah hujan yang tinggi dan berlangsung hampir setiap hari terus menerus sepanjang tahun 2010 hingga April 2011 ini. Ini masih beruntung. Buah nangka tersebut masih bisa berkembang. Pada beberapa pohon nangka, banyak bunga yang gugur hingga tak terjadi pembuaahan. Kalaupun jadi buah, buah tersebut banyak yang mengalami pembusukan sebelum matang. Apakah ini ada hubungannya dengan pengaruh gangguan iklim terhadap pertumbuhan nangka? Untuk menjawab pertanyaan ini tentu perlu dilakukan penelitian.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar