Selasa, 15 Desember 2009

SKL 4 PETA

Standar Kompetensi Lulusan (SKL) 4:
Menerapkan ketrampilan dasar peta/pemetaan dalam memahami fenomena geosfer.
Kemampuan yang diuji:
Menerapkan ketrampilan dasar pembuatan peta/pemetaan fenomena geosfer.

Soal-soal:

Pilihlah Satu Jawaban yang Benar!

1. Definisi peta menurut International Cartographic Association (ICA) adalah…..
A. gambaran konvensional dari permukaan Bumi yang diperkecil sebagai ketampakan jika
dilihat dari atas dengan ditambah tulisan-tulisan sebagai tanda pengenal
B. suatu lukisan dengan tinta dari seluruh atau sebagian dari permukaan Bumi yang
diperkecil dengan perbandingan ukuran yang disebut skala atau kedar
C. suatu gambaran atau representasi unsur-unsur ketampakan-ketampakan abstrak yang
dipilih dari permukaan Bumi, yang ada kaitannya dengan permukaan Bumi atau benda-
benda angkasa. Pada umumnya peta digambarkan pada suatu bidang datar dan diperkecil
atau diskalakan
D. suatu gambaran dari permukaan Bumi dengan mempergunakan skala tertentu dan digam-
barkan pada bidang horizontal dengan mempergunakan bidang proyeksi tertentu
E. gambaran konvensional di atas bidang datar yang disesuaikan terhadap skala

2. Salah satu syarat peta apabila skala peta dikalikan dengan jarak pada peta menghasilkan
jarak yang sama dengan di lapangan. Syarat peta yang dimaksud adalah.....
A. ekuidistan
B. ekuivalen
C. konform
D. legenda
E. proyeksi peta

3. Beberapa hal yang berkaitan dengan peta:
1. garis kontur
2. simbol peta
3. judul peta
4. peta curah hujan
5. garis tepi
6. skala besar
7. gambaran permukaan Bumi
8. nomor halaman pada atlas

Tiga komponen/unsur peta yang tertera pada pernyataan tersebut di atas adalah.....
A. 1, 2, 3
B. 2, 3, 5
C. 4, 6, 7
D. 4, 7, 8
E. 6, 7, 8

4. Petunjuk arah (orientasi peta) yang sering dicantumkan adalah arah utara. Petunjuk arah
ini di dalam suatu peta ditempatkan di.....
A. bagian atas peta
B. bagian bawah peta
C. bagian tengah peta
D. bagian samping kiri atau kanan peta
E. di sembaran tempat, asal tidak mengganggu makna peta dan berada di dalam garis tepi

5. Beberapa hal yang sering dicantumkan pada peta:
1. vegetasi
2. perkampungan
3. dataran rendah
4. jalan
5. hutan
6. laut/samudra
7. gunung
8. kota

Warna hijau pada suatu peta sering digunakan untuk menggambarkan.....
A. 1, 2, 3
B. 1, 3, 5
C. 2, 4, 6
D. 4, 6, 7
E. 6, 7, 8

6. Sungai Brantas, Telaga Sarangan, Laut Jawa, SAMUDRA HINDIA, merupakan contoh-contoh
penggunaan tipe huruf dalam letering peta. Tipe huruf yang digunakan untuk memberikan
nama-nama ketampakan air tersebut adalah.....
A. tipe Roman
B. tipe Kursiv
C. tipe Phantom
D. tipe Gothik
E. tipe Italik

7. Pulau Bawean, kepulauan Kangean, dan Kepulauan Masalembo dalam peta Propinsi Jawa
Timur sering digambarkan dalam inset peta. Inset peta tersebut skalanya sama dengan peta
pokok. Hal ini terjadi karena.....
A. pulau-pulau tersebut merupakan daerah yang terpenting di Propinsi Jawa Timur
B. pulau-pulau tersebut merupakan daerah penghasil minyak Bumi
C. pulau-pulau tersebut terpencar jauh dari wilayah utama yang tertera pada peta pokok
D. pulau-pulau tersebut dipisahkan oleh laut
E. Propinsi Jawa Timur merupakan bagian dari pulau-pulau tersebut

8. Jika sebuah peta yang berskala angka 1 : 100.000, apabila diubah menjadi skala grafik
yang menjelaskan jarak 4km di lapangan, maka skala grafiknya sama dengan.....
A. 1cm
B. 4cm
C. 10cm
D. 40cm
E. 400cm

9. Sebuah peta yang berskala 1 : 50.000 diperkecil menjadi ¼ (seperempat) kalinya, maka
skala pada peta yang baru adalah.....
A. 1 : 12.500
B. 1 : 50.000
C. 1 : 100.000
D. 1 : 200.000
E. 1 : 300.000

10. Sekelompok anggota Pramuka yang sedang berkemah akan mengadakan pendakian ke
sebuah gunung. Sebelum melakukan pendakian, mereka membuat peta perjalan. Untuk
menggambarkan jarak dari perkemahan menuju puncak gunung, para anggota Pramuka
menggunakan…..
A. legenda
B. indeks
C. simbol
D. skala
E. judul

11. One inchi to ten miles merupakan contoh dari penggunaan skala…..
A. numerik
B. grafik
C. verbal
D. grafik
E. angka

12. Simbol pada peta yang digambarkan mirip dengan keadaan aslinya disebut dengan simbol....
A. huruf
B. abstrak
C. piktorial
D. garis
E. titik

13. Menurut bentuknya, simbol peta dibedakan menjadi tiga macam. Simbol-simbol itu antara
lain simbol titik, simbol garis, dan simbol area (luasan/poligon). Simbol area digunakan untuk
menggambarkan ketampakan-ketampakan.....
A. kota, gunung, penduduk
B. jalan kereta api, sungai, pulau
C. masjid, pegunungan, pohon
D. batas wilayah, jalan, pantai
E. rawa, perkebunan, gurun pasir

14. Simbol hipsografi dalam suatu peta sering digunakan untuk menggambarkan ketampakan-
ketampakan yang berupa.....
A. hutan, sawah, perkebunan
B. jalan, jalan kereta api, kota
C. jembatan, candi, hotel
D. Sungai, danau, laut
E. gunung, pegunungan, dataran tinggi

15. Untuk mempetakan daerah-daerah lintang rendah, antara 0°--30°LU/LS, proyeksi yang
paling tepat digunakan adalah.....
A. proyeksi mercator
B. proyeksi azimut
C. proyeksi kerucut
D. proyeksi normal
E. proyeksi miring

16. Definisi dari proyeksi transversal adalah…..
A. proyeksi peta yang garis sumbu bidang proyeksinya berimpit dengan garis khatulistiwa
B. proyeksi peta yang gasis sumbu bidang proyeksinya berimpit dengan sumbu Bumi
C. proyeksi peta yang garis sumbu bidang proyeksinya di antara sumbu Bumi dengan
ekuator
D. proyeksi peta pada daerah yang melintang dengan arah barat timur
E. proyeksi peta pada daerah yang membujur dengan arah utara selatan

17. Berdasarkan bidangnya, jenis proyeksi yang tepat untuk gambar tersebut di atas adalah…..
A. proyeksi kerucut transversal
B. proyeksi kerucut oblique
C. proyeksi kerucut normal
D. proyeksi azimuth oblique
E. proyeksi azimuth normal

18. Peta yang bersifat problematis dapat diklasifikasikan pada.....
A. peta kecil
B. peta umum
C. peta kadaster
D. peta besar
E. peta khusus

19. Perbedaan antara peta umum dengan peta tematik terletak pada.....
A. isi
B. luas
C. skala
D. jarak
E. bentuk

20. Dalam peta Propinsi Jawa Timur, arah kota Malang dari Kepanjen adalah timur laut. Dengan
demikian azimutnya sebesar.....
A. 0°
B. 22°30'
C. 45°
D. 90°
E. 325°

21. Sekelompok pendaki gunung akan melakukan pendakian ke sebuah gunung. Sebelum
berangkat mereka mempelajari peta kontur dari gunung yang dimaksud. Dalam peta itu
tertera beberapa jalur yang terdapat pada garis-garis antarkontur yang berbeda.
Karakteristik masing-masing jalur sebagai berikut:
I. jarak antargaris kontur sangat rapat, jarak tempuh menuju puncak pendek/dekat
II. jarak antargaris kontur rapat, jarak tempuh menuju puncak sedang
III. jarak antargaris kontur renggang, jarak tempuh menuju puncak sedang
IV. jarak antargaris kontur renggang, jarak tempuh menuju puncak sangat jauh
V. jarak antargaris kontur sangat renggang, jarak tempuh menuju puncak jauh

Berdasarkan karakteristik tersebut, maka jalur yang mudah ditempuh untuk menuju puncak
adalah….
A. jalur I
B. jalur II
C. jalur III
D. jalur IV
E. jalur V

22. Seandainya peta kontur tersebut di atas diketahui kontur intervalnya 50, maka skala peta
kontur tersebut adalah.....
A. 1 : 20.000
C. 1 : 50.000
D. 1 : 100.000
E. 1 : 200.000

23. Dalam sebuah peta kontur yang berskala 1 : 50.000 terdapat dua tempat yang berbeda,
yakni A dan B. Peta tersebut memiliki kontur kontur interval 25. Jarak A--B di peta 2cm
dan beda tinggi A--B 100m. Berdasarkan data tersebut, maka kemiringan lerengnya
adalah.....
A. 0,1%
B. 2%
C. 10%
D. 50%
E. 100%

24. Jarak lurus antara kota Surabaya dengan Jakarta pada peta Indonesia yang berskala
1 : 2.500.000 adalah 6cm. Dengan demikian maka jarak sesungguhnya antara kota Surabaya
dengan Jakarta adalah.....
A. 150km
B. 416km
C. 900km
D. 1.500km
E. 2.500km

25. Pada suatu peta tematik yang menggunakan symbol titik, diketahui setiap satu titik itu
sama dengan 10.000penduduk. Apabila suatu daerah dalam peta itu berpenduduk
1.000.000jiwa, maka titik yang harus digambarkan berjumlah…..
A. 10
B. 100
C. 1.000
D. 10.000
E. 100.000

26. Peta umum yang berskala besar, daerah yang dipetakan sempit, dan ketampakan yang
tergambarkan sangat detail, merupakan karakteristik dari peta…..
A. atlas
B. tematik
C. chorografi
D. topografi
E. kadaster

27. Garis pada peta yang menghubungkan tempat-tempat dengan jumlah curah hujan yang
sama pada suatu peta tematik disebut…...
A. presipitasi
B. isohyet
C. isobar
D. isotherm
E. isoseista

28. Peralatan utama yang diperlukan untuk membuat peta secara sederhana adalah…..
A. anemometer dan thermometer
B. altimeter dan jangka
C. barometer dan penggaris
D. kompas dan meteran
E. seismograf dan buku catatan

29. Dalam sebuah pengukuran pada suatu proses pembuatan peta diketahui azimut antara titik
K ke A sebesar 290°. Dari data tersebut maka nilai titik baliknya adalah…..
A. 90°
B. 110°
C. 180°
D. 335°
E. 470°

30. Penentuan arah dengan bearing dihitung dari utara atau selatan sebagai titik pangkal
dengan arah jarum atau sebaliknya. Besarnya 0°--90°. Jika bearing S 45° T, maka sama
dengan azimut …..
A. 45°
B. 135°
C. 225°
D. 315°
E. 345°

31. Sebidang tanah lapang tergambar pada peta. Setelah diukur diketahui panjang peta 8,2cm
dan lebar peta 5,5cm. Dengan demikian luas tanah lapang di tempat sesungguhnya adalah…..
A. 8m²
B. 12m²
C. 45,65m²
D. 60m²
E. 110m²

32. Peta khoroplet yang menggambarkan variasi kepadatan penduduk berdasarkan nilai atau
jumlahnya, merupakan klasifikasi peta khoroplet yang bersifat.....
A. peta tematik--kuantitatif
B. peta tematik--kualitatif
C. peta umum--kualitatif
D. peta khusus model piktorial
E. peta dasar penduduk dunia

33. Peta tersebut di atas merupakan contoh peta penggunaan lahan (land use) daerah mBatu.
Peta tersebut tergolong dalam…..
A. peta chorografi bersimbol garis
B. peta chorografi bersimbol luasan
C. peta umum bersimbol poligon
D. peta tematik bersimbol area
E. peta tematik bersimbol titik

34. Peta yg digunakan untuk menyajikan nilai atau jumlah setiap area tanah dan
membandingkan dengan kepadatannya disebut…..
A. peta pertanian
B. peta penduduk
C. peta distribusi
D. peta khoroplet
E. peta Bumi

35. Penulisan yang benar untuk nama kota di Indonesia seperti tertera di bawah ini adalah…..
A. KE PANJEN
B. Banjar masin
C. JAYAPURA
D. menado
E. Jogyakarta

36. Tipe Gothik yang menggunakan huruf besar “GOTHIK” digunakan untuk menuliskan
obyek-obyek Geografi tertentu. Obyek-obyek Geografi tertentu tersebut di antaranya
adalah…..
A. sungai-sungai yang besar, lembah yang besar, dan nama lapangan terbang
B. gunung yang tinggi, nama pelabuhan, dan stasiun kereta api
C. mercu suar, semenanjung, dan rawa-rawa
D. pegunungan, ngarai yang curam, dan garis patahan
E. selat, nama kecamatan, arus laut

37. Salah satu penggunaan tipe Roman dalam penulisan peta adalah untuk menuliskan nama
kota. Adapun ciri-ciri dari tipe ini adalah…..
A. tebal—tipis, memakai serifs, bentuknya tegak
B. tebal-tipis, memakai serifs, bentuknya miring
C. tebal-tipis, tanpa serifs, bentuknya agak condong
D. kaku, tebal, bentuknya miring
E. tebal, memakai serifs, bersambung

38. Utara yang menunjukkan arah utara sebenarnya disebut…..
A. utara grid
B. utara geografis
C. utara horizontal
D. utara vertikal
E. utara magnetis

39. Misalnya sebuah peta berskala 1 : 2.500.000. Penjelasan yang benar tentang peta ini
adalah…..
A. peta berskala besar, obyek yang tergambar sangat detil, mencakup wilayah yang sangat
luas
B. peta berskala sangat besar, obyek yang tergambar sangat besar, mencakup wilayah yang
sangat luas.
C. peta berskala sedang, obyek tergambar jelas, cakupan wilayahnya tingkat nasional
D. peta berskala agak kecil, obyek tergambar kelic-kecil, tetapi semuanya nampak
E. peta berskala kecil, obyek yang tergambar tidak detil, mencakup wilayah yang luas

40. Salah satu cara memperbesar maupun memperkecil peta adalah dengan membuat grid
(sistem kota-kotak). Bila sebuah peta yang berskala 1 : 200.000 akan diperbesar menjadi
berskala 1 : 100.000, maka kotak-kotak yang akan dibuat berukuran…..
A. lebih kecil setengahnya dibanding ukuran kotak-kotak pada peta yang mau diperbesar
B. lebih kecil dua kali dibanding ukuran kotak-kotak pada peta yang akan diperbesar
C. sama dengan ukuran kotak-kotak pada peta yang mau diperbesar
D. lebih besar dua kalinya dibanding ukuran kotak-kotak pada peta yang akan diperbesar
E. lebih besar empat kalinya dibanding ukuran kotak-kotak pada peta yang mau diperbesar

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar